Selasa, 15 Februari 2011

Penyerangan terhadap Syiah, Bukan Sekali

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi penyerangan terhadap kelompok Syiah Jawa Timur bukan hanya terjadi di pondok Yayasan Pondok Pesantren Islam (Yapi) Desa Kenep, Beji, Pasuruan, Jawa Timur.

Ketua Dewan Syura Jamaah Ahli Bait (Ijabi) Indonesia, Jalaluddin Rakhmat mengatakan, pernah terjadi penyerangan terhadap kelompok Syiah Jawa Timur di Bondowoso (2006) dan Sampang, Madura (2007). Namun, penyerangan di kedua tempat tersebut berhasil diselesaikan atas bantuan pihak Kepolisian dan musyawarah dengan pemerintah setempat.

"Dulu di Bondowoso Syiah diserang, pimpinan Ijabi pusat rapat dengan pimpinan daerah, Kejaksaan, Agamawan, militer, akhirnya sepakat, keputusannya akan dibawa ke pengadilan, dijatuhi hukuman, dan tidak terjadi lagi," papar Jalal ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (16/2/2011).

Demikian juga dengan upaya penyerangan di Sampang. Ijabi berkoordinasi dengan Nahdlatuh Ulama dan Komnas HAM hingga akhirnya serangan batal terjadi.

Terkait serangan yang terjadi di Yapi kemarin, Jalal mengungkapkan, serangan terhadap pesantren Yapi Pasuruan memang kerap terjadi. "Sebetulnya sudah berlangsung dua tahun, rutin setiap minggu, rombongan motor maki-maki pesantren Syiah," katanya.

Hanya saja, dalam setahun terakhir, lanjut Jalal, gangguan terhadap Yapi tidak terjadi. "Kita kirim pengacara, tidak ada lagi gangguan dalam setahun ini," katanya.

Jalal menilai bahwa serangan yang terjadi kemarin di Yapi bukan berdasar motif agama. "Karena kan saling ejek antar pemain sepakbola, karena pesantren kan lagi hari libur, itu kata Kapolda kan," ujarnya.

Jalal juga menegaskan, selama ini pihak Kepolisian menangani tindak kekerasan yang ditujukan terhadap kelompok Syiah. "Malah ada buku putih tentang pandangan kepolisian yang berkaitan dengan Syiah. Buku putih itu diterbitkan Kapolda Jatim," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar